
Dulu dong (mereka) bilang kami primitif, kami terasing, suku yang tak mungkin terjangkau karena akses yang sangat sulit.
Dulu dong yang setelah pulang dari mengunjungi kami akan berkisah jika dong baru pulang dari negeri antah berantah.
Tapi kini, oleh kemurahan Tuhan kami bisa menunjukkan diri jika kami juga bisa berjuang bersetara dengan kami pung (punya) saudara lain yang sudah lebih dulu maju.
Terima kasih Tuhan Yesus. Terima kasih banyak orang baik yang Tuhan pakai untuk mengangkat kami.
Keterangan: Foto suami istri dan seorang anak mereka yang menuju Jakarta untuk wisuda S. Pd. di salah satu STT di sana. Sepasang suami-istri ini membuat rekor dua orang AUYE pertama yang diwisuda di luar Papua, yakni di ibu Kota NKRI.
